
Perjalanan mengarungi kehidupan perkawinan sering menjadi romantika yang tak pernah habis diulas... dicerna ... bahkan diilhamkan oleh para pelakunya sendiri maupun para profesional yang memang secara serius mempelajarinya ..
Mahligai pertautan antara dua orang dewasa ini seharusnya terbingkai secara kuat oleh rasa memiliki...menyayangi dan mencintai... .
Seiring dengan berjalannya waktu .... menyitir pendapat seorang psikolog perkawinan (sori lupa namanya) yang menyatakan bahwa mungkin saja akan tercipta pola/siklus lima tahunan....yaitu berupa munculnya sebuah krisis ..
Apa yang disebut krisis dalam perkawinan ini tentu memiliki dimensi yang masing-masing berbeda dalam tingkatan maupun penyebabnya. Tapi satu indikasi awal yang dapat ditarik benang merahnya ...yakni bahwa krisis ini minimal ditandai dengan melemahnya rasa memiliki...rasa sayang....rasa percaya atau malah bisa juga rasa cinta dan mencitai terhadap pasangannya ...
Memang tidak harus selalu siklus ini berwujud secara tepat waktu dan termanifestasikan dengan eksplisit....
Tiap pasanganpun akan mengalami sendiri siklusnya...dan tentu saja bagaimana cara mengatasinya dan hasil akhirnya juga tergantung sepenuhnya dari kemampuan dan kemauan dari pasangan tersebut. Sekalipun belum tentu akan selalu muncul, toh seandainya suatu saat benar-benar terjadi ....mungkin yang menjadi pertanyaan sekarang adalah .... sudah siapkah kita menghadapinya ? Atau bisa juga ada yang justeru bertanya mengapa krisis ini siklusnya cenderung terjadi lima tahunan ya?
(sumber gambar: SwetoSonu.com)

